Polres Klaten memulai pembangunan Jembatan Presisi di Desa Gumul, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten sebagai upaya mendukung aksesibilitas dan pemulihan infrastruktur pascabencana. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang melibatkan unsur Forkopimcam serta masyarakat setempat, Selasa (6/4/2026).
Jembatan yang dibangun ini merupakan penghubung vital antara Dukuh Bale Rejo dan Geneng yang sebelumnya terdampak bencana pada Februari lalu. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.
Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kontribusi Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pemulihan infrastruktur yang memiliki peran penting bagi kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu satu hingga dua bulan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu, desain jembatan juga telah disesuaikan agar lebih fungsional dibanding sebelumnya.
“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita bisa melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang insyaallah kami targetkan satu sampai dua bulan sudah bisa dipergunakan oleh masyarakat. Jembatan ini kami buat lebih lebar sekitar 3,5 meter sehingga bisa dilalui kendaraan roda empat dan layout-nya dibuat miring agar memudahkan manuver kendaraan.” Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah setempat untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan. Ia menekankan pentingnya perawatan jembatan setelah selesai dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Selain itu, Kapolres menyebutkan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polres Klaten dalam melakukan revitalisasi infrastruktur di berbagai wilayah.
“Polres Klaten telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi lima jembatan di beberapa wilayah. Harapannya, jembatan ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan dan perekonomian masyarakat serta dijaga bersama agar tetap awet.”
Sementara itu, Camat Karangnongko Erni Kusumawati menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polres Klaten dalam pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai kehadiran jembatan ini akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat akses antarwilayah.
Ia juga menekankan bahwa efisiensi waktu perjalanan yang dihasilkan dari pembangunan jembatan akan berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Insyaallah itu bisa memberikan manfaat yang besar karena jembatan ini merupakan akses pendidikan dan juga akses untuk meningkatkan perekonomian. Karena mempersingkat waktu perjalanan sekitar 10 menit. Kalau di bidang ekonomi 10 menit itu sangat berarti.”
Camat juga mengajak pemerintah desa dan masyarakat untuk turut menjaga serta memanfaatkan jembatan tersebut dengan baik setelah selesai dibangun. Hal ini penting agar keberadaan jembatan dapat memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan.



